Kamis, 22 November 2012



Demokrasi  bukan  Demokisruh

Sistem pemerintahan demokarasi merupakan sistem pemerintahan yang digunakan dinegara Indonesia,dimana  demokrasi sendiri berarti sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat baik secara langsung ataupun dengan perwakilan.

Namun sayangnya sistem demokarasi yang telah diterapkan  di Indonesia ini sering disalah gunakan, sistem pemerintahan demokrasi secara langsung yang sering marak terjadi yaitu aksi demonstrasi. Diman Demonstrasi merupakan gerakan protes yang dilakukan sekumpulan orang di hadapan umum.Demonstrasi biasanya dilakukan untuk menyatakan pendapat kelompok tersebut atau penentang kebijakan yang dilaksanakan suatu pihak atau dapat pula dilakukan sebagai sebuah upaya penekanan secara politik oleh kepentingan kelompok.namun dalam aksi demonstrasi sering terjadi ketidak patutan yang dilakukan para pendemo.seperti terjadinya demo-demo yang dalam aksinya menimbulkan kekisruhan, ke anarkisan. Baik antar pendemo ataupun antar pendemo dengan para aparat kepolisian. Peristiwa demonstrasi yang kisruh terlihat bukan lagi untuk menyalurkan aspirasi rakyat tapi lebih terlihat seperti perang antar aparat kepolisian dengan para pendemo. Seperti beberapa gambar demontrasi yang saya ambil dari berbagai sumber website.



Aksi demonstrasi yang menimbulkan kekisruhan ini jelas merugikan warga, salah satu contoh yang beberapa hari ini sedang terjadi yaitu aksi demostrasi yang dilakukan oleh ribuan buruh di Sidoarjo yang menuntut kenaikan gaji upah minimum kabupaten (UMK) sebesar 2juta dari upah minimum kabupaten (UMK) 1.250ribu dan menolak sistem kontrak kerja yang selama ini masih diberlakukan dibeberapa perusahaan di Sidoarjo.
 
Jum'at, 9 November 2012 14:48 wib wib
Reporter : Moch. Andriansyah
SIDOARJO – “Aksi unjuk rasa buruh berakhir bentrok. Sesama buruh saling baku hantam dan lempar batu di depan pabrik plastik PT Langgeng Makmur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (9/11/2012) siang.
Akibat bentrokan tersebut, Jalan Raya Letjen Sutoyo, akses utama menuju Terminal Purabaya ditutup selama tiga jam.Karena kondisi semakin tegang, polisi terpaksa menutup Jalan Raya Letjen Sutoyo. Hal ini dilakukan untuk menghindari korban dan kerugian material.
Seluruh kendaraan yang melintas dan parkir di sekitar lokasi juga dipindahkan. Sekira 500 meter dari lokasi disterilkan. Aksi saling lempar batu meluas hingga ke timur hingga mendekati permukiman warga.Ratusan aparat kepolisian dari Polres Sidoarjo yang disiagakan di lokasi tidak mampu meredam aksi bentrok tersebut sehingga kondisi sempat mencekam.
Bentrokan dipicu oleh aksi calon karyawan tetap PT Langgeng Makmur yang menutup pabrik. Mereka menuntut agar manajemen tidak melakukan PHK lagi terhadap pekerja bukan karyawan tetap. Namun, niat mereka untuk masuk ke pabrik ditolak pihak manajemen.”

            Aksi demonstrasi yang menimbulkan kekisruhan seperti conntoh diatas jelas merugikan  baik pihak yang terkait dalam demonstrasi maupun yang tidak terkait. Dan aksi demonstrasi yang menimbulkan kekisruhan ini juga dapat menurunkan martabat bangsa sebab aksi tersebut menunjukan ketidak tertiban rakyat indonesia dalam menyuarakan aspirasinya disistem pemerintahanya sendiri,yaitu sistem demokrasi.

Maka dari itu Seharusnya dalam melakukan aksi demonstrasi hindarilah betrok-betrok atau kekisruhan karna hal tersebut dapat menimbulkan kerugian. Demonstrasi yang bertujuan untuk menyuarakan aspirasi rakyat janganlah dibarengi dengan kekisruhan. Demo dengan tertib itu lebih bermanfaat dan menguntungkan  . mari ciptakan rasa kedamaian dalam negeri ini J


1 komentar: